DDOCI Touring – Djogjakarta 26-28 Februari 2010 (Part2)

Suasana sarapan di karang anyar

Setelah Menikmati Liburan Long Weekend di Djogjakarta Rombongan bersiap pulang

Setelah malam terakhir di Djogja menyempatkan makan malam di Jimbaran yang berlokasi di dekat hotel Hyatt rombongan kembali kehotel untuk mempersiapkan perjalanan menuju pulang kembali kejakarta. Meski banyak juga yang masih sempat nongkrong di Coffe Shop Hotel untuk bersantai sejenak sekaligus ngobrol ngobrol. Disamping itu juga bertepatan dengan ulang tahun Waketu DDOCI bro Iwan Rusmin πŸ˜€ soal umur sepertinya harus dirahasiakan soalnya belum minta ijin sama yg berulang tahun :mrgreen:

Bro Iwan N yang berulang tahun ! πŸ˜€

Sebelum menuju arah pulang rombongan makan siang di Pring Sewu πŸ˜€

Perjalanan pulang dan Prosesi Loading

Rombongan sesaat sebelum pulang menyempatkan diri makan sian di Piring Sewu. Bahkan bagi yang belum kenyang sekaligus mencari snack warung warung sektitar selama perjalanan menjadi tempat persinggahan. Sampai di meeting poin dengan Back Up Car DDOCI, kemudian motor motor Ducati tersebut kembali dinaikan ke truk – storing car. Hal ini rutin dilakukan karena pertimbangan rute yang tidak bersahabat untuk sebagian motor, khususnya jenis Superbike yang memiliki ground Clereance Rendah dan menggunakan ban Semi Slick !

Bro Rudi yang mendadak jadi tukang penjaga warung πŸ˜€

Proses Loading Ducati menuju Jakarta

Form Jawaban KUIS DDOCI – Periode I (1-4 Maret 2010)

CARA MENJAWAB KUIS DDOCI :

  1. Ketik di kolom komentar 1 kali saja
  2. Jawaban Kuis
  3. Nama Lengkap
  4. Alamat Email

Note : Jawaban Kuis yang benarΒ  dan valid adalah yang diterima antara hari senin pukul 00.00 hingga kamis pukul 00.00 Akan diundi oleh pengurus pada setiap hari sabtuΒ  Akhir Pekan, Pemenang akandi umumkan di Blog Indobikers dan DDOCI pada hari Senin bersamaan dengan pertanyaan kuis berikutnya . Pemenang kuis akan dihubungi lewat Email DDOCI – Ducatiowners@Yahoo.com dan/atau dihubungi hanya lewat nomor : 021 – 5140 – 2190.

Pemenang tidak dikenakan biaya apapun, pemenang yang berlokasi di jabotabek bisa mengambil hadiah T-Shirt atau Berbagai macam merchandize ducati lainya di Sekretairan DDOCI , pemenang diluar Jabodetabek hadiah akan dikirim lewat pos. πŸ˜€

Selamat Menjawab !

By ddociadmin Posted in News

DDOCI Touring – Djogjakarta 26-28 Februari 2010 (Part1)

Persiapan Touring

Sebelum keberangkatan Touring ke Djogjakarta, pengurus DDOCI dan beberapa anggota mendiskusikan tempat penginapan setibanya di Djogjakarta. Maklum karena long weekend mencari penginapan justru lebih sulit dibanding menghadapi rute touring itu sendiri. Namun akhirnya diputuskan untuk menginap di Hotel Grand Hyatt Djogjakarta 😎

Proses Loading, 16 motor, Gempor gan !Dalam touring resmi DDOCI kali ini tercatat ada 16 motor yang ikut. Sebelum memulai perjalanan motor diangkut di SCBD sebelum di unload di Cikampek. Wuihh motor 200kg x 16 motor, gempor gan ! Kecuali Indobikers dan Bro Oktav yang memilih jaga markas, seluruh pengurus DDOCI ikut berangkat ke Djogja. Tercatat berbagai tipe Ducati Ikut serta. Diantaranya adalah :

  • Sport Touring ST3 – 3 unit
  • Multistrada 1000DS – 3 unit
  • Ducati Monster M600 – 900 – 4 unit
  • Superbike 999 Biposto – 1 unit
  • Superbike 1198s – 1 unit
  • BMW R1200 GS – 3 unit
  • Triatmono – blogger / nunut :mrgreen:

Foto Foto Touring Lewat Black Berry

Berapa anggota DDOCI sedang beristirahat di rumah makan πŸ˜€

Ndak Jelas apa yang dilakukan Pak Ketua bersama Pak Eko dan Bu Eko πŸ™„

Deretan Motor Ducati di hotel Grand Hyatt Djogjakarta 😎

Ducati Configurator : Bangun dan Rancang Ducatimu Online !

Pilih Tipe Motor Yang Kamu Inginkan

Di website baru Ducati.com anda tidak saja bisa melihat dan mendapatkan informasi mengenai Ducati terbaru. Tetapi juga anda bisa mengekspolrasi lebih dalam mengenai motor motor produksi ducati. Selain gambar, pandangan 360 derajat maupun video anda bisa mendengar suara mesin baik ketika idle, di geber hingga perubahan suara jika menggunakan knalpot aftermarket.

Bangun Ducatimu dengan Style yang kamu inginkan !

Kadang dalam memodifikasi kebingungan sering kali terjadi. Parahnya apabila kebingungan tersebut baru terjadi setelah berbagai parts aftermarket dibeli dengan harga tidak mura πŸ˜• Memilih gaya custom bergaya racing, cafe racer, titanium, full carbon ataupun touring sebelum membeli parts kini bisa dilakukan secara online. Sehingga anda bisa mendapat gambaran detail tipe aliran custom apa yang akan dipilih sesuai selera anda!

Efek Modifikasi terhadap gaya berkendara

Jika memilih Cockpit View maka anda bisa melihat pandangan mata anda ketika mengendarai motor dari efek aliran custom yang anda pilih. Jika kira kira tidak cocok, atau terasa menggangu gaya berkendara anda, tinggal delete, dan anda bisa merubahnya tanpa perlu membuang uang πŸ˜€ utak atik terus sampai anda merasa puas !!!

Jika Puas, Lihat Gambar Full Screen, jika mau jadikan Wallpaper πŸ˜€

Setelah puas mengutak ngatik Ducati anda secara online, dan mendapatkan Style Custom yang anda kehendaki, sekali lagi lihat motor dalam ukuran maksimal πŸ˜€ jika puas save gambra dan data base (parts apa yang perlu anda beli untuk memodifikasi ducati anda di dunia nyata) nah sembari menunggu kedatangan parts modifikasi anda, jadikan gambar Ducati hasil modifikasi anda sebagai wallapaper, Keren juga lho ! :mrgreen:

Sunday Riding 21 Februari + 911 @ Trans 7

Pukul 7 pagi anggota DDOCI sudah kumpul di markas yang berlokasi dibilangan SCBD

Sunday Riding Rutin Acara Beda !

Sunday riding adalah acara rutin DDOCI. Tapi kali ini ada yang berbeda. Pasalnya kali ini komunitas DDOCI diundang untuk menjadi tamu diacara cooking 911 bersama bro Billy. Seperti biasa berkumpul pukul 7 di markas Ducati SCBD, kemudian sedikit melakukan city ride menuju kedai halaman cipete untuk sarapan!

Kru Kameramen Trans 7 dalam acara Cooking 911 mencoba merekam kamera diatas Multistrada 1100

Mengikuti pace Ducati

Awalnya rencananya pengambilan gambar akan dilakukan dari atas motor Multistrada 1100, yang dikendarai oleh Indobikers 😎 cuma karena getaran pada kamera dan kurangnya persiapan terpaksa dibatalkan. Terlalu riskan bagi juru kamera untuk memegan sebuah kamera di bonceng diatas motor dengan kecepatan 80-120 km/jam. πŸ˜•

Dikedai Halaman Cipete, Rombongan DDOCI menjadi tamu dalam acara Cooking 911 di trans 7

Dikedai Halaman berbagai Ducati Ngumpul

Setibanya di tempat tujuan berbagai tipe ducati bermunculan. Mulai dari Brand New Superbike 1198S, Streetfighter 1098S, Superbike 749S, 2 unit Superbike 848, 2 unit superbike 999, 3 unit multistrada, 3 unit Monster dan 3 unit Sport Touring ST3. Rame gan !

Billy Cheff 911, nampaknya di intimidasi oleh anggota DDOCI, untuk segera menyiapkan sarapan … Lapar Mang !

Rasa lapar yang tak tertahankan !

Bensin motor penuh, namun pagi hari perut kosong, maklum karena sampai pukul 9 pagi belum ada yang sarapan. Nggak heran setibanya di kedai halaman, Bro Billy 911 di intimidasi πŸ‘Ώ untuk segera menyuguhi sarapan yang enak !

Ini dia sarapanya … maknyuss !!! πŸ˜€

Terbayar sudah rasa lapar itu !

Segelas Lemonade dengan strawbery ditambah sajian Creps Tuna sebagai hidangan pembuka menjadi pelepas dahaga … segeeer :mrgreen: setelah itu cooking 911 menyuguhi main course breakfast dengan sajian sosis tumis plus bawang. Gurih dan terasa pas πŸ˜€ ! Ada pula hidangan Shashlik Sosis, Nanas + paprika menambah breakfast menjadi berbeda ! πŸ˜€

Tampak Dimas (Ducati Racing Team), Bro Tri (Bloger) dan Bro Gunawan menikmati sarapan, sabar mang ntar keselek :mrgreen:

Kurangnya cuma satu … Kurang Banyak !

Ketika ditanya, mengenai plus minus Cooking 911, kebanyakan komplain cuma satu, yaitu porsinya kurang banyak :mrgreen: meski sebenarnya porsinya cukup tapi kadang masakan yang renyah dan lezan membuat porsi banyak menjadi sedikit πŸ˜€ … Pokoknya Nikmaaaat !

By ddociadmin Posted in Event

Ducati Safety Riding – 13 Februari 2010

Kendati mendung peserata antusias menyiapkan motornya

Safety Riding Kali ini diikuti 2 Superbike 848, 2 Superbike 996, 2 Multistrada dan 1 Superspot

Antusiasme Besar dari Peserta

Hujan lebat dipagi sabtu sempat membuat peserta safety Riding sulit bangun πŸ˜€ wajar, kan enak nyumput didalam selimut! Namun laporan dari Bro Rizal yang datang paling pagi mengatakan cuaca sentul cukup cerah membuat peserta menjadi semangat! Wake up dan langsung gas poll naik mobik kesentul. Cukup rame, karena selain diikuti oleh 9 anggota DDOCI, beberapa komunitas R-15 juga turut serta!

Haji Dyan memberi tips menghadapi lintasan licin

Dimas (Ducati Indonesia Racing Team) Memperagakan Whillie di kecepatan sangat rendah , jangan ditiru !

Pada Prinsipnya Safety Riding bukan Track Day

Memang mayoritas anggota DDOCI sudah terbiasa dengan One Make Race ataupun Track Day. Namun safety riding bukanlah Trackday dimana Lap Time menjadi faktor utama. Safety ridingΒ  justru dititik beratkan ketika bikers berada di jalan umum dan menambah skill untuk menghadapi bahaya jalan raya. Maklum tak peduli seberapa hebat skill kita diatas motor dan di sirkuit, jalanan Jakarta tetap memiliki resiko besar, mulai dari Angkot, Bis hingga lubang yang berfungsi bak ranjau darat. Disinilah esensi yang didapat dari Safety riding. Kini Safety Riding merupakan even rutin DDOCI yang diadakan setiap bulan. Jadi jangan cuma meningkatkan laptime saja, tapi skill menghindari bahaya di jalan umum kudu di asah !

tips membeli ducati 2nd hand (part 2)- on the bike

Test Ride ducati dibutuhkan tempat luas dan sepi untuk menguji kondisi motor dengan maksimal

Langkah 4 : Test Ride (on the bike)

Jangankan membeli motor 2nd hand, motor baru pun seyogyanya kita melakukan test ride. Alias mencoba motor tersebut. Namun seringkali kita salah kaprah dalam melakukan test ride karena hanya melakukan sedikit putar-putar pada kecepatan rendah. padahal seharusnya ada beberapa tahapan test ride. Namun di tidak adasalahnya demi kenyamanan bersama test ride dilakukan bersama sang empunya motor dengan cara memboncengnya. Berikut tahapan test ride

  1. Berjalan Normal : Ini hal paling dasar dalam test ride. Menjalankan motor di kecepatan rendah mengitari rute (komplek perumahan atau lahan parkir) yang patut diperhatikan adalah kemudahan motor untuk dinetralkan. pasalnya teset ride ini motor hanya menggunakan gigi 1 , 2 dan 3.
  2. Test Cepat : ini digunakan untuk mengetes mesin dan kestabilan motor. Lakukan di jalan raya, tidak masalah bila sang empunya mengizinkan atau ingin ikut di bonceng. Upayakan mencapai kecepatan 140 km/jam dan motor berada di gigi 4. Lakukan pemindahan gigi pada 6.500 – 7.000 rpm. Getaran cukup terasa namun seharusnya tidak terjadi miss gear.
  3. Test Suspensi dan sasis : Dilakukan di saat yang sama. Test suspensi bukan berarti mengerem, namun justru dilakukan di kecepatan 60-80 km/jam dengan cara menikung cepat kanan kiri dan berjalan zigzag . Apakah terjadi getaran berlebih atau under steer ataupun oversteer berlebih. Ducati dengan rake yang buruk umumnya cenderung oversteer.
  4. Tempratur Mesin : Pada pemakaian normal di jalan umum kondisi macet (20-30 menit), ducati yang menggunakan radiator akan berada pada suhu mesin optimal 100 – 104 derajat celcius. tidak lebih, sedang Ducati yang memakai pendinginan udara atau oil cooler akan berada pada suhu 105-120. Saat motor melaju dari kemacetan maka suhu motor akan turun sekitar 3-5 derajat akibat angin yang memberi pendinginanΒ  ke mesin. Jika melebihi berarti ada masalah pada sistem pendingian. Motor yang menggunakan radiator – kipas radiator akan menyala pada suhu 100 derajat.

Perhatikan indikator dan suara motor dengan seksama, tidak cuma mesin namun keseluruhan, ajak teman yang paham mesin motor besar

Langkah 5 : Test Bike (on the bike)

Dilakukan secara statis untuk menguji motor. Umumnya Ducati generasi baru alias keluaran tahun 2003 ke atas yang telah dilengkapi imobilizer memiliki sistem elektronik yang berbeda. Kesemuanya bisa di cek lewat speedometer. Nah dalam hal ini perlu di cek dengan seksama berikut hal yang patut di perhatikan

  1. Stop KontakΒ  on-off : Saat motor pertama di kontak speedo meter akan menyala dan akan terlihat tulisan type motor di LCD berikut kapasitas mesinya. Di saat yang sama akan terdengar suara “rrr” yang keluar dari fuel pump. Untuk tipe monster M620 ke atas secara bersamaan ketika dihidupkan jarum speedometer dan tackometer akan naik dari posisi 0 hingga maksimum dengan halus, kemudian kembali ke posisi netral.
  2. Indikator : Lampu merah “oil” akan menyala bersamaan dengan tanda gigi netral warna hijau. Pastikan lampu kuning “check engine” tidak menyala
  3. Langsam : Motor yang sehat memiliki langsam (putaran rpm statis) di 1.500 rpm dan tidak naik turun. Apa bila di gas akan naik dengan spontan dan ketika ditutup akan turun pula ke posisi langsam.
  4. Hembusan Knalpot : pastikan hembusan angin knalpot kanan dan kiri sama, jika tidak ada kemungkinan mesin motor pincang.
  5. Suara mesin : Ketika di starter, ada sedikit suara “krak” dan itu normal, namunΒ  pastikan pada saat mesin di gas tidak muncul suara “krak” atau “tak” melainkan hanya suara mesin ketika langsam dengan ritme dipercepat !
  6. Suara Velg, Rem dan Rantai : Dorong motor maju mudur. Pastikan motor bisa didorong dengan ringan. Bila ada suara “krak” pada ban, bisa saja dikarenakan pelor pada velg bermasalah, jika terdengar suara “srek” atau gesekan pada velg artinya bisa saja posisi kampas rem tidak rata. Rantai tidak boleh bersuara dan dengan ketegangan normal
  7. Kopling : Berbeda dengan motor kebanyakan, Ducati menggunakan kopling Pneaumatic bukan tali. Dalam kondisi mesin hidup dengan posisi motor berhenti, motor harus mudah dinetralkan. Pastikan tidak ada kebocoran pada oil resevoir atas dan pada bagian bawah sebelah kiri.
  8. Aki : Saat mati, indikator aki akan menunjukan 12v, ketika motor dihidupkan indikator harus menunjukan angka 13.8 – 14.2v dengan spontan, jika tidak artinya aki motor bermasalah
  9. Rem dan Sein : Pastikan lampu rem menyala ketika rem depan dan belakang di itekan berbarengan dan sendir sendiri. Lampu sein depan dan belakang menyala dengan irama blip yang normal.
  10. Oli mesin, Rem dan Kopling : Perhatikan ketinggian oli mesin , bisa dilihat pada sisi kanan bawah blok mesin. Untuk rem dan kopling bisa dilihat pada resevoirnya.
  11. Ban : Ban motor yang baik adalah ban yang berusia dibawah 4 tahun. Kode produksi ban bisa dilihat di sisi kanan ban contoh H289 2109 dan dua digit terakhir merupakan tahun produksi ban. Ban yang layak jalan terbilang cukup empuk, ketika ditekan dengan kuku akan membekas. Ukuran ban standar Ducati untuk belakang adalah 160/60 x 17 dan depan tidak lebih kecil dari 110/70 x 17Β  untuk varian monster. Untuk varian lain adalah minimal 180/55 x 17 dan 110-120/60 x 17.
  12. Rem : Sulit mengecek ketebalan kampas rem tanpa bantuan mekanik, tapi pastikan setiap rem depan ducati memiliki masing masin satu selang yang kemudian bergabung bersama menuju master kopling dengan format 2 – 2 bukan 2 – 1 karena jika demikian ada kemungkinan rem tersebut merupakan tambahan. Khusunya untuk tipe monster M400 dan M600 hanya dilenkapi 1 rem cakram. Tetapi rem standar Ducati adalah Brembo.

Selamat Berburu Ducati 2nd Hand πŸ˜€ jangan lupa bergabunglah bersama DDOCI !!! πŸ˜€

Sunday Riding Februari 8 – 2010

Pukul 7.00-8.00 Kumpul Di Markas DDOCI di SCBD

Pukul 8.30-9.30 Sarapan pagi di jalan Tanjung

Ngupi bareng komunitas lain di sensi Pukul 10.00 pagi

DDOCI Sunday Riding dan Ulang Tahun Med-Doc yang Pertama

Acara rutin DDOCI setiap minggu pagi adalah Sunday Riding, alias riding santai di pagi minggu. Meeting poin kini tidak lagi di starbucks melawai melainkan di markas DDOCI di bilangan Sudirman SCBD. Namun banyak juga peserta yang menjadikan Senayan City sebagai meeting poin alternatif di pagi buta antara pukul 6.00-7.00 wib, untuk kemudian baru bergabung ke markas DDOCI sekitar pukul 7.30.

Setelah semua berkumpul maka konvoi Ducati dan beberapa harley Davidson yang pemiliknya akan beralih menjadi bikers Ducati bergerak ke arah Menteng tepatnya di jalan tanjung untuk sarapan. Setelah santap Bubur Ayam dan Mie Pangsit, konvoi DDOCI kembali ke Senayan City untuk Ngupi di Stabucks πŸ˜€ nah, kemudian setelah kontak dengan Bro Yunus dari Vendetta, maka Kemang Village dijadikan meeting poin ke 2 untuk kemudian bersama dengan Vendetta menghadiri acara ulang tahun Med-Docs yang pertama!