Kejurnas Superbike : Matteo – Ducati Indonesia Racing Team Juara Seri 1

Matteo Guerironi – Memaksimalkan tenaga Jet 1198S di Straightline sentul – Facebook by David Sunday

Kemenangan yang sudah diprediksi dari awal

Mantan juara nasional Supersport 2008 dan runnerup Superbike 2009 ini memang sudah diprediksi tampil dominan dengan motor Stock 1198S. Sejak sesi QTT yang mendung orang italy yang kenal baik dengan Valentino Rossi ini sebenarnya tampil santai, namun laptime 1.35 dengan mudah didapat dalam 2 lap.

Tetap serius meski sudah di pole position dan memiliki motor yang superior – Facebook by David Sunday

Total Profesionalitas seorang pembalap Hobby, Harus ditiru

Kenapa seorang pembalap bisa tampil dominan dan konsisten ? Soalnya mereka selalu bertindak profesional. Matteo sendiri pada dasarnya hanya Hobby membalap, namun karena serius dan profesional dalam berlatih dan komitmen ia memiliki skill yang sama baik dengan Hendriansyah, Fadli dan unggul jauh dibanding pembalap profesional lainya. Nah ini bedanya, dengan pembalap kita yang kadang kurang disiplin. Hal ini terlihat dari keseriusan Pembalap dan Chef profesional ini dalam latihan, kendati memiliki motor yang superior ia tidak pernah puas dengan lap time dan terus berlatih keras!

Masih belum bosen naik podium pertama mateo ? 😀

Tanpa Arie Yuwono, Matteo tanpa perlawanan

Matteo tampil sangat dominan. Terlebih Arie Yuwono selaku juara nasional SBK 2009 absen musim ini dengan alasan “bosan”, jalanan balapan terlihat monoton karena Yustinus Herry yang masih cidera tidak bisa berbuat banyak. Begitu juga Dyan Dilato dan Moasel Shahab yang hanya bisa mempertahankan jarak.

Livery boleh seadanya, Fairing boleh di cat pake cat tembok, mesinya brow 183 bhp – Hayabusa pun lewat !

Ducati 1198S – Stock

Motor ini cuma dipasangi Muffler dan ECU termignoni kemudian di remapping. Sisanya dibiarkan standar, namun jangan salah, kendati tampil dengan livery seadanya saja, motor ini bisa digeber hingga 320 km/jam alias lebih cepat dari Hayabusa 😯 apalagi dengan pembalap kaliber Matteo, nggak salah kalau Ducati Indonesia Racing Team memang merencanakan sapu bersih gelas kelas Superbike musim ini !

By ddociadmin Posted in News

Kejurnas Supersport : M.Fadli Mendominasi , Dimas Posisi 4 (Ducati 848)

M.Fadli – Petronas Yamaha, Tampil mendominasi – By Taufik TMC

Yamaha Turunkan 7 pembalap dari total 9 pembalap !

Dari 9 peserta kelas Supersport, Yamaha menurunkan 7 pembalap. 4 diantaranya didukung oleh tim kuat dan berpengalaman. Sisa 2 motor diisi oleh Ducati dan Suzuki. M.Fadli tampil seperti dikejar setan dengan mabur sejak lap pertama. Berikut daftar peserta kejurnas Supersport

  1. Hendriansyah (ASH-Yamaha)
  2. M Satria (ASH-Yamaha)
  3. M.Fadli (Petronas-Yamaha)
  4. Sudharmono (Petronas-Yamaha)
  5. Dimas Pratama (Ducati Indonesia Racing Team-Ducati)
  6. Harlan Fadhilan (AHRS-Suzuki)
  7. Rafid Topan (Yamalube-Yamaha)
  8. Nico Julian (Privateer-Yamaha)
  9. Gogor Ristanto(IMI-Yamaha)

Dimas Pratama – Ducati Indonesia Racing Team Start ke 4, finish ke 4 – By Taufik TMC

Penampilan Perdana Ducati Indonesia Racing Team dan Mundurnya Hendriansyah

Tahun ini supersport memang kehilangan Ahmad Jayadi (Jayadie Denso Suzuki) dan Abel Arya (Baybies Yamaha) namun kehadiran tim Pabrikan Ducati Indonesia setidaknya dapat membuat persaingan di kelas supersport semakin tinggi. Meski cuma mempersiapkan motor kurang dari 10 hari, namun ternyata dimas mampu tampil maksimal dengan mencatat lap time 1.35.1 padahal motor masih menggunakan spec jalan raya dan ECU pinjaman dari Indobikers. Walau demikian pembalap termuda di kelas Supersport ini yang persiapanya juga terhadang UAN ternyata  mampu memberi catatan tersendiri, yaitu mampu menghasilkan top Speed tertinggi yaitu 293 km/jam. Kejutan lain adalah mundurnya Hendriansyah saat Scrutinering dengan alasan tertentu dan sialnya gogor Ristanto yang terpaksa masuk pit karena knee slidernya copot !