Touring Jakarta-Palembang Sept’13 (Day 3-4)

IMG-20130912-WA0004Pelataran Samudra Hotel, Muara Dua, start of Day 3

Day 3, Jum’at, 6 September 2013

Day 3 dimulai sama dengan hari sebelumnya, yaitu start jam 7 AM. Tujuan hari ini adalah Pagar Alam, SumSel. Ternyata karena suatu keperluan, rombongan kecil bros Husein, Robby, Vanny & Ade akan langsung riding menuju Palembang. Berarti sisa 11 riders yang akan menuju Pagar Alam.

Meninggalkan Muara Dua, kami menuju Baturaja yang memiliki SPBU yang menjual Pertamax karena sejak dari Liwa belum mengisi BBM lagi. Jarak Muara Dua ke Baturaja sekitar 60km. Sisa hujan malam sebelumnya masih tersisa di jalur menuju Baturaja. Banyak genangan air dan air mengalir di jalan. Kami juga menemukan sisa-sisa pohon rubuh yang belum disingkirkan, sehingga perjalanan kami tempuh dengan hati-hati.

Kami tiba di SPBU Baturaja sekitar jam 9 kurang. Karena belum sarapan (sarapan yang disediakan hotel di Muara Dua cenderung ‘basa basi’), kami sarapan di restoran Sederhana yang kebetulan ada di pelataran SPBU tersebut.

IMG-20130908-WA0018Sarapan di Sederhana Baturaja

Sekitar jam 10.30 AM kami melanjutkan perjalanan antara Baturaja-Pagar Alam. Jalan utamanya adalah naik ke Utara dulu ke arah Lahat, baru turun lagi ke Barat menuju Pagar Alam. Tapi kami memilih jalan pintas langsung ke Barat dari Baturaja. Jalan tersebut melewati pegunungan, dan berdasarkan peta sangat berliku tanpa adanya jalur lurus yang panjang. Ternyata jalurnya memang enak, berliku dengan aspal cenderung mulus. Walaupun cenderung sempit, tapi tidak terlalu banyak kendaraan yang lewat karena memang bukan jalan utama. Di beberapa ruas, ilalang yang tinggi dan menjulur ke jalan membuat lebar jalan menjadi sangat sempit, hanya sekitar selebar 1 mobil biasa. Kami beberapa kali dikagetkan dengan mobil yang muncul dari arah yang berlawanan di ruas-ruas yang sempit tersebut. Tapi fast cornering dengan badan diterpa ilalang-ilalang menimbulkan sensasi yang berbeda🙂 Ada yang lucu juga dengan kebiasaan warga sepanjang jalan tersebut. Warga biasa menjemur biji kopi mereka di tengah jalan. Yup, bukan di pinggir, tapi benar-benar di tengah jalan. Di beberapa spot sampai 80-90% ruas jalan tertutup jemuran tersebut. Kami harus sangat berhati-hati bila masuk suatu perkampungan karena hampir pasti ada yang menjemur biji kopi.

SC20130912-235540-1Salah satu ruas jalan yang cenderung ‘lebar’

Sekitar setengah jalan di jalan alternatif tersebut, kami masuk wilayah Kecamatan Semendo. Desanya lumayan ramai dan ada mesjid besar di tengah desa. Kami memutuskan untuk berhenti disitu untuk istirahat dan sholat Jum’at. Sebenarnya waktu masih menunjukkan jam 11.40 AM, tapi kami khawatir bila meneruskan perjalanan tidak sampai ke desa berikutnya saat waktunya sholat tiba, atau tidak menemukan mesjid yang nyaman lagi.

IMG-20130908-WA0017Jum’atan di Desa Semendo

IMG-20130908-WA0009Rumah tradisional di Desa Semendo

Setelah Jum’atan kami meneruskan perjalanan lagi. Sisa perjalanan dilalui dengan kodisi jalan yang lumayan mirip tapi tidak seseru tikungan-tikungan sebelum desa Semendo. Beberapa ruas jalan juga aspalnya tidak semulus sebelumnya, tapi pemandangannya tetap indah. Di jalan ini kami berpisah dengan bro Syahrizal yang ingin riding santai untuk foto-foto di jalan. Dengan pertimbangan bahwa backup truck tidak jauh di belakang (tadi menyusul saat berhenti Jumatan), bro Syahrizal solo riding di belakang.

SC20130912-235513-1Aspal tidak semulus sebelumnya tapi dengan pemandangan yang indah

Keluar dari jalan alternatif, kami masuk lagi ke jalan provinsi yang lebih lebar. Tidak lama kemudian kami masuk ke wilayah Pagar Alam. Ternyata Pagar Alam ada di dataran tinggi, dimana kami harus naik tanjakan terjal yang berliku setelah masuk perbatasan Pagar Alam. Disini sweeper juga berpisah dari rombongan depan untuk menunggu bro Syahrizal. Akhirnya sweeper berhenti di deretan warung di sebelah danau yang dijadikan semacam tempat pemberhentian (mirip warung-warung di daerah Puncak) untuk menunggu, sekitar 20 km sebelum lokasi penginapan menurut GPS. Pesan kopi, mie rebus, dan pempek kampung sambil melihat pemandangan danau di udara yang sejuk sungguh nikmat. Tidak terasa sudah menunggu 1/2 jam, tiba-tiba truk backup muncul. Tanya ke drivernya, mereka tidak melihat bro Syahrizal. Tapi dapat informasi hujan sudah turun di belakang dan kami pikir bro Syahrizal berhenti untuk pasang rain gear dan tidak terlihat driver. Setelah menunggu setengah jam agi dapat info bahwa bro Syahrizal sudah tiba di penginapan. Kapan lewatnya ya??

IMG-20130908-WA0019Masuk kota Pagar Alam

IMG-20130908-WA0003Menunggu di warung pinggir danau

Sweeper melanjutkan perjalanan dan 10 km menjelang penginapan ternyata turun hujan yang sangat deras. Sweeper sempat nyasar (bablas) karena layar GPS tidak terlihat dibawah hujan yang deras. Lokasi jalan menuju penginapan mendaki Gunung Gare juga sulit ditemukan karena belum ada di map GPS. Akhirnya sweeper sebagai rider terakhir tiba di penginapan sekitar jam 17.00, satu-satunya yang kuyup kehujanan. hehehe. Ternyata yang lain baru saja pesta duren😦

IMG-20130908-WA0021Mess Pemda Lahat, Gunung Gare, Pagar Alam

IMG-20130908-WA0004Pesta duren

Karena hujan deras dan sempat nyasar, sweeper lupa untuk isi BBM. Karena di daerah tersebut roda ekonomi baru berjalan sekitar jam 9 pagi, kami harus isi BBM sore itu juga karena lampu indikator low fuel sudah menyala dan besoknya kami harus berangkat jam 7 AM. Akhirnya saya dan bro Syahrizal yang juga belum isi BBM kembali ke kota yang berjarak 10km untuk mengisi BBM.

Kami menginap di Mess Pemda Lahat. Penginapan sangat nyaman dikelilingi kebun teh dengan udara yang sangat sejuk di dataran tinggi Gn.Gare. Sayangnya malam tersebut kebetulan mati lampu sampai pagi, sedikit mengurangi kenyamanannya walaupun tidak mengurangi keakraban peserta touring mengobrol di ruang tamu.

IMG-20130908-WA0020View dari Mess Pemda Lahat

IMG-20130908-WA0008Romantic candlelit dinner gara-gara mati lampu😀

Hari ini kami menempuh perjalanan sekitar 270 km yang ditempuh total (termasuk Jumatan) antara 8-9 jam.

Day 4, Sabtu, 7 September 2013

SAMSUNG CSC

Setelah sarapan pagi, kami siap melanjutkan perjalanan. Suasana yang santai di penginapan dan mengingat ini adalah hari terakhir dengan jarak yang tidak terlalu jauh menyebabkan persiapan kami sedikit terlambat dari rencana berangkat jam 7 AM. Tapi kami siap berangkat jam 7.30 AM.

Perjalanan hari ini bisa dibilang uneventful atau kurang menarik bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Sebagian besar jalan negara yang lebar, lurus dan ramai. Beberapa ruas juga sedang dalam perbaikan sehingga harus sangat hati-hati. Kami berhenti untuk istirahat dan minum di Kota Lahat. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dan berhenti makan siang martabak kari di kota Prabumulih. Martabak yang dibuat oleh ahlinya memang nikmat🙂

IMG-20130912-WA0008Istirahat di Kota Lahat

SC20130912-235627-1Makan siang martabak di Prabumulih

Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan. Sisa perjalanan tidak terlalu jauh lagi, tapi sekitar 30 km menjelang kota Palembang jalanan mulai terlihat sangat padat. Kami terpaksa mengantri. Janji temu dengan teman-teman dari Palembang di SPBU km 32 juga tidak terlaksana. Akhirnya kami melanjutkan menuju lokasi acara Grand Opening showroom Ducati Palembang.
Tidak begitu lama setelah masuk kota Palembang kami bertemu dengan rombongan teman-teman dari Palembang dengan 2 motor Patwal untuk mengantar ke lokasi acara. Tapi karena kondisi lalu lintas yang sangat padat, akhirnya semua berpisah sendiri-sendiri dan akhirnya menemukan lokasi acara. Rombongan tiba di lokasi acara sekitar jam 14.00.

IMG-20130908-WA0022Ducati Palembang

IMG-20130908-WA0011Acara grand opening dengan traditional dance

IMG-20130908-WA0005“Welcome to Ducati Palembang!”

Setelah selesai acara dan menikmati hidangan pempek dan martabak, rombongan yang baru tiba di Palembang melanjutkan ke tempat menginap, Hotel Novotel, yang berjalak kurang dari 1 km untuk istirahat dan membersihkan diri. Rencana untuk dinner diluar akhirnya batal karena sebagian besar merasa capek. Hanya beberapa orang yang makan diluar, sebagian ada acara sendiri dengan kerabat di Palembang, dan ada yang harus pulang mengejar pesawat malam itu juga. Sisanya memutuskan makan malam di hotel. Sebagian besar menggunakan flight Minggu pagi untuk kembali ke Jakarta, tapi ada yang Minggu sore dan Senin sore.

IMG-20130908-WA0007Novotel Palembang

IMG-20130909-WA0001Akhirnya, proper rest and relax @Novotel Palembang

Hari ini kami menempuh 320 km. Lebih jauh dari hari sebelumnya tapi ditempuh lebih cepat hanya dalam 6,5 jam karena kebanyakan jalan lurus yang bisa dilalui dengan high speed.
Awalnya saya dan bro Syahrizal berencana untuk kembali ke Jakarta dengan riding via lintas Timur. Tapi sepanjang perjalanan kami mendapatkan info bahwa daerah Mesuji rusuh pada hari Selasa-Kamis dan jalan lintas Timur sempat diblokir. Dengan pertimbangan tersebut, akhirnya kami batal riding dan motor diangkut bersama yang lainnya dari Palembang.

IMG-20130908-WA0012

Demikian Touring Jakarta-Palembang DDOCI kali ini. Total perjalanan sekitar 1250 km (GPS sempat mati kehabisan baterai), ditempuh dalam 4 hari dan total trip 41 jam. See you on our next trip…

8 comments on “Touring Jakarta-Palembang Sept’13 (Day 3-4)

    • Kita prefer pilih model yang ‘handheld’ dengan opsi dudukan handlebar. Alasan temen2 banyak yang pake model ini karena pake batere AA. Durasi batere tergantung baterenya, kalo pake Alkaline biasa sekitar 4 jam, NiMh (rechargable) sekitar sehari, Lithium bisa 2 hari. Tapi tergantung setting brightness dan auto-screen off juga. Di Monster aslinya ga ada soket listrik, tapi kalo mau pasang udah banyak aksesori universal untuk soket tahan air buat motor. Atau pilih GPS yang khusus buat motor, kayak Garmin Zumo yang ada sambungan langsung ke aki, tapi lumayan mahal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s